Soal-Soal Online Soal Keperawatan Soal Ukom Ners Keperawatan Medikal Bedah (10 Soal)

Soal Ukom Ners Keperawatan Medikal Bedah (10 Soal)

Soal Ukom Ners Keperawatan Medikal Bedah – Uji kompetensi adalah kepanjangan dari Ukom. Ukom perawat merupakan suatu proses untuk menjamin perawat yang terdaftar memiliki kompetensi yang dipersyaratkan.

Tujuan dilakukannya Ukom terhadap lulusan baru secara nasional yaitu untuk menegakkan akuntabilitas professional perawat dalam menjalankan peran profesinya.

Tujuan lainnya yakni untuk menegakkan standar dan etik prosesi dalam praktek, serta melindungi kepercayaan masyarakat terhadap profesi perawat.

Berikut Soal Ukom Ners Keperawatan Medikal Bedah

11. Seorang laki-laki (35 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan ulkus peptikum. Hasil pengkajian ; pasien mengeluh nyeri ulu hati, mual, muntah dengan warna kehitaman.

Pasien terpasang selang NGT alir dan tampak residu kehitaman pada selang. Saat ini, perawat menginstruksikan pasien untuk puasa.

Apakah tujuan utama dari tindakan tersebut?

a. Mencegah Terjadinya Muntah
b. Mencegah Terjadinya Penyumbatan Pada Usus.
c. Mencegah Terjadinya Aspirasi
d. Mengistirahatkan Kerja Lambung
e. Membersihkan Lambung

Jawaban: d. Mengistirahatkan Kerja Lambung

12. Seorang perempuan (40 tahun) dirwat di Rumah Sakit dengan DHF. Hasil pengkajian ; pasien demam sejak 3 hari lalu, kurang minum, mual dan muntah.

Pasien tampak lemas, mata tampak cekung, turgor kulit menurun, dan mukosa bibir tampak kering, suhu 38 C serta pasien memiliki riwayat stroke.

Apakah jenis terapi cairan infus yang tepat diberikan pada pasien?

a. IVFD NaCl 0,9 %
b. IVFD Ringer Laktat
c. IVFD Asering
d. IVFD KA-EN 4B
e. IVFD NaCl 3 %

Jawaban: c. IVFD Asering

13. Seorang laki-laki (50 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan anemia hemolitik. Hasil pengkajian ; pasien mengeluh lemah dan tidak bertenaga.

Konjungtiva mata tampak anemis dan Hb 6,8 gr/dl. Pasien mendapatkan terapi transfusi darah PRC sebanyak 2 unit dalam 24 jam.

Berikut yang harus diperhatikan dalam prosedur pemberian transfusi, kecuali?

a. Melakukan Double Check
b. Melakukan Observasi Setiap 15 Menit Selama Pemberian
c. Memastikan Akses Intravena Paten
d. Melakukan Cek Tanda-tanda Vital Sebelum Transfusi
e. Melakukan Identifikasi Pasien Sebelum Pemberian Transfusi Darah

Jawaban: b. Melakukan Observasi Setiap 15 Menit Selama Pemberian

14. Seorang perempuan (40 tahun) dirawat di RS dengan CHF.

Hasil pengkajian ; pasien mengeluh sesak napas dengan frekuensi 30x/menit, tampak megap-megap dan penggunaan otot bantu napas serta saturasi oksigen 87 %.

Apakah tindakan utama yang tepat dilakukan?

a. Memberikan Bantuan Terapi Oksigen
b. Melakukan Pengecekan Analisa Gas Darah
c. Mengatur Pasien Pada Posisi Semifowler
d. Memonitor Pola Napas Pasien
e. Menghubungi Dokter Jaga

Jawaban: a. Memberikan Bantuan Terapi Oksigen

15. Seorang perempuan (28 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan anemia hemolitik.

Hasil pengkajian ; pasien mengatakan lemas tidak bertenaga, mudah capek, sesak setelah aktivitas dan pusing.

Pasien tampak lemah, mukosa bibir tampak kering, konjungtiva anemis, Hb 5,9 gr/dl dan Ht 30 %.

Apakah tindakan kolaboratif yang tepat dilakukan pada pasien?

a. Memberikan transfusi whole blood cell (WBC)/darah lengkao
b. Memberikan terapi transfusi trombosit.
c. Memberikan terapi albumin 25 %
d. Memberikan terapi tablet tambah darah
e. Memberikan transfusi darah Packed Red Cell (PRC)

Jawaban: e. Memberikan transfusi darah Packed Red Cell (PRC)

16. Seorang laki-laki (50 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan PPOK.

Hasil pengkajian; pasien sesak napas dengan frekuensi 28x/menit, badan lemas dan tampak adanya penggunaan otot bantu napas serta saat ini pasien terpasang oksigen binasal 4 L/menit sejak 4 hari yang lalu.

Apakah tindakan yang kurang tepat dilakukan perawat?

a. Memonitor kelembaban hidung pasien
b. Mengganti cairan humidifier setiap 6 jam
c. Memperhatikan pemberian konsentrasi oksigen
d. Menganjurkan pasien untuk melembabkan hidung secara berkala
e. Memonitor adanya tanda-tanda kerancunan oksigen

Jawaban: b. Mengganti cairan humidifier setiap 6 jam

17. Seorang laki-laki (50 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan keluhan ; nyeri dada kiri sejak dua jam sebelum dirawat, terasa terhimpit dan sesak.

Tekanan darah 143/67 mmHg, frekuensi nadi 67 x/menit. Setelah diberikan obat ISDN (Isosorbide Dinitrate) 5 mg sublingual, nyeri dada dan sesak napas berkurang.

Apakah fungsi dari pemberian obat tersebut?

a. Sebagai Vasodilator
b. Sebagai Analgetik
c. Sebagai Antisupresan
d. Sebagai Antihipertensi
e. Sebagai Antidepresi

Jawaban: a. Sebagai Vasodilator

18. Seorang perempuan (50 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan riwayat DM Tipe 2.

Hasil pengkajian ; pasien mengalami penurunan kesadaran, glukosa darah sewaktu 634 gr/dl, tampak adanya pernapasan kusmaull, bau keton (+), terdengar suara snoring dan frekuensi napas 28x/menit.

Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada pasien?

a. Memberikan Terapi Oksigen
b. Mengatur Posisi Semifowler
c. Memasang Gudel/OPA
d. Memberikan Terapi Insulin
e. Melakukan Suction

Jawaban: c. Memasang Gudel/OPA

19. Seorang perempuan (25 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan HIV positif.

Keluarga ingin mengetahui penyakit pasien dengan mendesak perawat, dan akhirnya perawat memberitahu keluarga.

Sebelumnya perawat telah berjanji kepada pasien untuk merahasiakan penyakitnya terhadap siapapun.

Apakah prinsip etik yang dilanggar oleh perawat?

a. Otonomi
b. Confidentiality (Kerahasiaan)
c. Veracity (Kejujuran)
d. Fidelity (Menepati Janji)
e. Non-Maleficence (Tidak Merugikan)

Jawaban: d. Fidelity (Menepati Janji)

20. Seorang laki-laki (45 tahun) dirawat di Rumah Sakit dengan keluhan; pasien mengeluh sering sakit kepala, pusing, dan kaku pada tengkuk.

Tekanan darah 154/67 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit serta pasien direncanakan pemeriksaan profil lipid.

Apakah persiapan yang tepat dilakukan pasien sebelum dilakukan pemeriksaan tersebut?

a. Menganjurkan pasien tidak beraktivitas 9-12 jam sebelum pemeriksaan
b. Menganjurkan pasien banyak minum air mineral
c. Menganjurkan pasien memakan makanan tinggi serat satu hari sebelum pemeriksaan
d. Memberikan terapi antikoagulan 4 jam sebelum pengambilan darah
e. Menginstruksikan pasien puasa 10-12 jam sebelum pengambilan darah

Jawaban: e. Menginstruksikan pasien puasa 10-12 jam sebelum pengambilan darah

Author: SS.Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.